Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum revolusi batin.

Seni politik Smartphone pintar senjata sakti Jenghiskhan JK berkuasa di muka bumi

HP TELAH MENGKUDATA LAPTOP!

Pemkab Tangerang Bakal Terapkan WFH ASN 50 Persen Demi Hemat BBM, Bagaimana dengan Kota Tangerang?

Perpecahan di tubuh Partai Amanat Nasional ( PAN ) bukan lagi isu… ini sudah jadi api yang membakar dari dalam!

Alam Sutera: Simbol Kemajuan atau Penggusuran Sunyi?

AI itu alat tempur peradaban, bukan mainan pikiran jadul.

Purbaya Sebut Negara Hemat Rp40 Triliun per Tahun jika MBG Dipangkas Jadi 5 Hari

Perpecahan internal Partai Amanat Nasional (PAN)

Perpecahan internal Partai Amanat Nasional bukan sekadar riak kecil di permukaan. Ia adalah bara yang disembunyikan dalam sekam—diam, tapi membakar dari dalam.

Negeri tanpa penegakan hukum itu seperti kapal tanpa jangkar

Partai baru bukan selalu harapan baru.

Adakah Rencana Tata Ruang Wilayah ( RTRW) Indonesia terburuk di muka bumi ?!

Bersuara Lantang tentang MBG adalah kewajiban, didengan atau tidak adalah jalah konsekwensi

Era Orde Baru lebih punya arah dengan 3 Parpol, Era now... Era multy partai, Partai Baru terus bermunculan bukan memberi arah baru, namun sebaliknya semakin kehilangan arah.

Kuasa Hukum Rakyat?!

Lebih baik dibenci karena gagasan yang lahir dari keberanian berpikir, daripada dicintai karena sekadar jadi gema dari suara orang lain.

Ini bukan sekadar soal peta wilayah, tapi soal arah kekuasaan, efisiensi birokrasi, dan masa depan urban Tangerang Raya.

Tongkat Musa pernah membelah laut—simbol kekuatan iman dan keberanian melawan ketidakmungkinan.

Quota hangus. E-money hangus.

Kualitas tulisan. Sangat bergantung isi kepala Tulisan itu cermin isi

Negeri ini sedang alami degradasi moral ... Itu bisa kita baca jelas kondisi hari ini, kian tidak jelas arah

Sampah?

Kalimat “kebersihan adalah sebagian dari iman” itu bukan sekadar slogan—ia seharusnya menjadi standar perilaku. Tapi realitasnya? Kita sering memisahkan antara iman di mulut dan tindakan di jalan.

“Dari Banjir ke Bandara: Pandeglang Mengambil Alih Takdir Penerbangan Nasional”

Dan Aku… tetap Aku.