Tongkat Musa pernah membelah laut—simbol kekuatan iman dan keberanian melawan ketidakmungkinan.
Tongkat Musa pernah membelah laut—simbol kekuatan iman dan keberanian melawan ketidakmungkinan.
Tongkat Musa pernah membelah laut—simbol kekuatan iman dan keberanian melawan ketidakmungkinan.
Smartphone hari ini? Bisa membelah informasi… tapi juga bisa menenggelamkan akal sehat.
Di Tangsel, ketika “Tongkat Musa” berubah jadi smartphone di tangan orang biasa, nilainya jatuh bukan karena alatnya lemah— tapi karena pikiran yang memegangnya tidak naik kelas.
Orang biasa memegang alat luar biasa → hasilnya tetap biasa.
Orang besar memegang alat sederhana → hasilnya bisa mengguncang dunia.
Masalahnya bukan di smartphone.
Masalahnya:
pikiran malas,
mental ikut-ikutan,
dan keberanian yang diparkir.
JK tidak sedang bicara teknologi.
JK sedang menampar kesadaran:
Kalau tanganmu hanya dipakai scroll, jangan mimpi mengubah takdir.
Di Tangsel—dan di seluruh negeri ini—smartphone bisa jadi “tongkat Musa” modern… atau cuma jadi tongkat penyangga kemalasan.
Pilihannya sederhana, tapi konsekuensinya brutal: jadi pengguna… atau jadi penggerak.
JK Presiden Republik Langit



Komentar
Posting Komentar