Proyek Kanal Raksasa JBandung–Jakarta: Gila, Tapi Visioner
Proyek Kanal Raksasa Bandung–Jakarta: Gila, Tapi Visioner
Proyek Kanal Raksasa JBandung–Jakarta: Gila, Tapi Visioner
Proyek kanal raksasa Bandung–Jakarta memang terdengar gila.
Bukan sekadar mahal—biayanya bisa menembus triliunan rupiah.
Kendala lapangan juga bukan perkara kecil:
Harus menembus gunung.
Melintasi jalan tol dan jalur kereta.
Melewati pemukiman warga yang sudah padat.
Berhadapan dengan kepentingan ekonomi dan politik yang berlapis.
Namun sejarah peradaban membuktikan satu hal:
proyek besar selalu lahir dari gagasan yang dianggap gila.
Terusan Terusan Suez pernah dianggap mustahil.
Terusan Terusan Panama juga pernah ditertawakan dunia.
Hari ini kedua kanal itu menjadi urat nadi peradaban global.
Begitu pula kanal raksasa dari selatan Jawa Barat menuju utara Jakarta dan pesisir Banten.
Ia bukan sekadar proyek air.
Ia adalah:
~pengendali banjir raksasa,
~cadangan air masa depan,
~jalur ekonomi baru, dan arsitektur peradaban 100–1000 tahun ke depan.
Politik sering takut pada proyek besar karena terlalu mahal dan terlalu berisiko.
Tetapi bangsa besar justru dikenang karena keberanian membangun sesuatu yang melampaui zamannya.
Jika negeri ini terus berpikir kecil, maka solusi yang lahir pun akan kecil.
Tetapi jika ada yang berani bermimpi besar, maka sejarah baru bisa dimulai.
JK Presiden Republik Langit. 🌊🔥




Komentar
Posting Komentar