Negara tidak boleh gamang di hadapan ormas. Penetapan 1 Ramadhan dan 1 Syawal bukan arena adu keyakinan, tapi soal otoritas. Jika semua merasa paling benar, negara harus hadir sebagai penentu, bukan penonton.
Negara tidak boleh gamang di hadapan ormas. Penetapan 1 Ramadhan dan 1 Syawal bukan arena adu keyakinan, tapi soal otoritas. Jika semua merasa paling benar, negara harus hadir sebagai penentu, bukan penonton.
Agama butuh ketenangan, bukan kebisingan perbedaan yang dibiarkan liar tanpa komando.
Begitu juga tambang—itu urat nadi kekayaan rakyat. Jika diserahkan ke ormas, negara sedang menggadaikan kedaulatannya sendiri.
JK Presiden Republik Langit berkata tegas:
Negara itu nahkoda, bukan penumpang.
Kalau kemudi dilepas, kapal ini akan karam oleh ego masing-masing.



Komentar
Posting Komentar