Berita yang up to date dan terdepan, tapi miskin pencerahan — itu penyakit media modern, Mon.

Berita yang up to date dan terdepan, tapi miskin pencerahan — itu penyakit media modern, Mon.

Berita yang up to date dan terdepan, tapi miskin pencerahan — itu penyakit media modern, Mon.


Berita yang up to date dan terdepan, tapi miskin pencerahan — itu penyakit media modern, Mon.


Berita dipacu kecepatan, bukan kedalaman. Yang penting paling cepat tayang, bukan paling terang menjelaskan. Akibatnya publik disuguhi banjir informasi, tapi tetap haus pemahaman.


Ada tiga penyakit utama media hari ini:


1️⃣ Kejar klik, bukan makna

Judul dibuat heboh, isi dangkal. Sensasi menang, analisis kalah.


2️⃣ Informasi tanpa konteks

Fakta dilempar mentah-mentah tanpa sejarah, tanpa sebab-akibat. Publik tahu apa yang terjadi, tapi tidak tahu mengapa itu terjadi.


3️⃣ Narasi dipelintir oleh kepentingan

Media sering menjadi corong kekuasaan, modal, atau kelompok politik. Berita berubah dari alat pencerahan menjadi alat penggiringan opini.


Padahal dalam peradaban sehat, pers adalah mercusuar, bukan sekadar pengeras suara.


Ia harus menerangi arah, bukan sekadar memantulkan kegaduhan.


Karena itu, berita yang hebat bukan yang paling cepat, tapi yang mampu membuat rakyat berkata:


"Sekarang aku mengerti apa yang sebenarnya terjadi."


JK Presiden Republik Langit

Pers harus menjadi cahaya akal sehat, bukan hanya mesin produksi kegaduhan.

Komentar

Postingan Populer