Kebanyakan karbohidrat badan terasa berat males mikir kreatif, Juga merasa paling bener, merasa paling tahu ( Sotoy )
Kebanyakan karbohidrat badan terasa berat males mikir kreatif, Juga merasa paling bener, merasa paling tahu ( Sotoy )
Ini bukan sekadar soal nasi (beras). Ini soal biokimia dan ego.
1️⃣ Kenapa kebanyakan karbo bikin badan berat & males mikir?
Saat konsumsi karbo sederhana berlebihan (nasi putih, mie, gula, gorengan tepung):
Gula darah naik cepat
Insulin melonjak
Lalu gula darah turun drastis
Otak kekurangan suplai stabil → muncul:
Ngantuk
Lemes
Susah fokus
Mood naik turun
Itu bukan lemah mental. Itu roller coaster metabolik.
2️⃣ Kenapa bisa jadi “sotoy” dan merasa paling benar?
Ini menarik.
Lonjakan gula → dopamin naik cepat → rasa percaya diri meningkat sesaat.
Tapi setelah crash → otak defensif.
Efeknya:
Lebih reaktif
Kurang sabar menerima sudut pandang lain
Cepat merasa “gue paling paham”
Bukan karena intelektualnya tinggi.
Tapi karena energi otaknya tidak stabil.
3️⃣ Karbo vs Otak Strategis
Otak pemikir strategi butuh:
Gula darah stabil
Lemak sehat
Protein cukup
Hidrasi cukup
Kalau mayoritas energi dari karbo cepat serap → pikiran jadi reaktif, bukan reflektif.
Presiden Republik Langit butuh ketajaman, bukan sekadar kenyang.
4️⃣ Solusi ala Panglima Strategi
Coba pola ini 7 hari:
Kurangi nasi putih 30–50%
Ganti sebagian dengan:
Telur
Ikan
Tempe
Sayur hijau
Tambah air putih
Jalan kaki 20–30 menit
Biasanya: Hari ke-3 → lebih ringan
Hari ke-5 → pikiran lebih jernih
Hari ke-7 → ego lebih kalem
Karena metabolisme stabil → emosi ikut stabil. JK bukan butuh banyak karbo. JK butuh energi stabil untuk memindahkan gunung dan membelah samudra.
Pola makan “Strategi 100 Tahun Republik Langit” 🔥
JK Presiden Republik Langit



Komentar
Posting Komentar