Bagaimana sikap kita Bila ada keluarga, tetangga, teman dan masyarakat mengalami hal yang sama seperti saudara kita di kunciran Kotang ?!
Bagaimana sikap kita Bila ada keluarga, tetangga, teman dan masyarakat mengalami hal yang sama seperti saudara kita di kunciran Kotang ?!
Bagaimana sikap kita Bila ada keluarga, tetangga, teman dan masyarakat mengalami hal yang sama seperti saudara kita di kunciran Kotang ?!
_JK Presiden Republik Langit_
Sikap kita harus jernih, tegas, dan beradab
Jika keluarga, tetangga, teman, atau masyarakat mengalami persoalan tanah seperti di Kunciran – Kota Tangerang, maka sikapnya bukan emosi, bukan provokasi, apalagi main hakim sendiri. Langkah sikap yang benar: Dengarkan dengan empati
Jangan menghakimi. Banyak korban sengketa tanah awalnya tidak paham hukum, bukan berniat melanggar.
Kumpulkan dan rapikan bukti Girik, AJB, kwitansi, saksi, riwayat penguasaan—semua dicatat. Meski lemah, itu tetap bernilai awal.
Dorong jalur resmi dan dialog
Mediasi dengan kelurahan, kecamatan, BPN, dan bila perlu Pemkot. Negara hadir melalui prosedur, bukan teriakan.
Tolak intimidasi, tapi patuh hukum, Intimidasi adalah salah, siapa pun pelakunya.
Namun melawan hukum dengan cara melawan hukum hanya memperparah posisi warga. Edukasi, bukan mengipas emosi
Jelaskan bahwa sertifikat adalah benteng. Kasus hari ini jadi pelajaran agar esok tidak terulang.
Jaga narasi publik yang adil. Kritik boleh, tuduhan harus berbasis data.
Jangan biarkan isu ditunggangi kepentingan politik atau ekonomi..Intinya: Kita berpihak pada keadilan, bukan pada kegaduhan.
Membela rakyat, tapi tetap menghormati hukum. Menyelamatkan manusia, sekaligus menjaga negara.
JK Presiden Republik Langit
Republik Langit



Komentar
Posting Komentar