Rakyat diajari positif tanpa daya kritis.
Rakyat diajari positif tanpa daya kritis.
Setiap rezim datang disambut tepuk tangan, dielu-elukan, lalu dimaafkan sebelum diuji. Hasilnya jelas: 80 tahun merdeka, tapi rakyat tetap kere.
Positif itu perlu.
Namun positif tanpa keberanian bertanya adalah pembius.
Ia meninabobokan nurani, mematikan nalar, dan memberi karpet merah bagi kegagalan yang berulang.
Rakyat yang sehat bukan rakyat yang selalu setuju, melainkan rakyat yang berani mengganggu kekuasaan dengan akal sehat.
Karena sejarah membuktikan: rezim berganti, jargon berubah, wajah berbeda— tetapi kemiskinan diwariskan turun-temurun. Merdeka bukan soal usia.
Merdeka adalah kemampuan melawan kebodohan yang dilembagakan.
JK Presiden Republik Langit
Positif iya. Tapi bodoh berjamaah? Tidak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar