Jika pemimpin berjalan lurus di rel Proklamasi, Pancasila, dan UUD 45, JK tak perlu berteriak.
Jika pemimpin berjalan lurus di rel Proklamasi, Pancasila, dan UUD 45, JK tak perlu berteriak.
Suara akan tenang bila keadilan terasa. Kritik mengecil bila kesejahteraan nyata.
Hari ini yang ribut bukan ideologi, tapi isi perut. Bukan arah bangsa, tapi jatah meja.
Dan ketika politik hanya jadi rebutan remah,rakyat belajar satu hal: lebih baik diam daripada berharap. Itulah pintu apatisme.
Maka tugas pemimpin sederhana: bekerja benar, adil, terlihat manfaatnya. Bukan sibuk mengatur citra.
Jika amanah hidup, teriakan akan gugur dengan sendirinya. Singkat. Rakyat tidak butuh drama. Rakyat butuh bukti.
JK Presiden Republik Langit

Komentar
Posting Komentar