Gagasan awal berdirinya Indonesia bukan sekadar pindah bendera, bukan sekadar ganti tuan. Ia lahir dari kesadaran menjadi bangsa yang berdaulat.
Gagasan awal berdirinya Indonesia bukan sekadar pindah bendera, bukan sekadar ganti tuan. Ia lahir dari kesadaran menjadi bangsa yang berdaulat.
Intinya ada tiga:
Pertama — Merdeka.
Bebas menentukan nasib sendiri. Tidak diperintah, tidak didikte, tidak menjadi jongos di tanah sendiri.
Kedua — Bersatu.
Beragam suku, agama, bahasa dilebur dalam satu rumah: Indonesia. Bukan seragam, tapi seirama.
Ketiga — Berkeadilan sosial.
Negara hadir untuk memuliakan rakyat, bukan memperkaya segelintir elite.
Para pendiri bangsa merumuskan itu dalam Pembukaan UUD 1945: melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut menjaga ketertiban dunia.
Artinya jelas.
Kekuasaan adalah alat, bukan tujuan.
Alat untuk menghadirkan keadilan, kemakmuran, dan martabat.
Jika hari ini kekuasaan menjauh dari rakyat, maka ruh awal Indonesia sedang dipanggil pulang.
Singkat.
Padat.
Kalau tak berdampak, berarti kita yang belum cukup berani membuatnya hidup.
JK Presiden Republik Langit



Komentar
Posting Komentar