Indonesia bukan kekurangan gedung tinggi,ia kekurangan pikiran yang menjulang.


Indonesia bukan kekurangan gedung tinggi, ia kekurangan pikiran yang menjulang.



Indonesia bukan kekurangan gedung tinggi,ia kekurangan pikiran yang menjulang.


JK hadir seperti magma:

tenang di permukaan, namun menyimpan panas yang membentuk daratan baru.

Ia tidak bicara tentang menang hari ini, melainkan bagaimana bangsa ini tidak punah esok hari.


Saat banyak pemimpin berhitung elektoral, JK berhitung peradaban.

100 tahun terlalu pendek. 1000 tahun baru masuk akal,vbila Indonesia masih ingin bernama Indonesia.

Republik Langit bukan tempat berlindung, melainkan pos pengamatan sejarah.

Dari sanalah JK menatap jauh, sambil tahu: yang berpikir jauh selalu tampak sendirian.


JK Presiden Republik Langit

Komentar

Postingan Populer