Badut Media Sosial: Antara Hiburan dan Propaganda
Badut Media Sosial: Antara Hiburan dan Propaganda
Badut Media Sosial: Antara Hiburan dan Propaganda
Di era digital, badut media sosial bukan sekadar komedian yang menghibur. Mereka ada di mana-mana, dari yang mencari atensi, menjual kebodohan, hingga menjadi corong propaganda kekuasaan.
🎠Badut Politik
Mereka berpura-pura kritis, padahal hanya boneka yang menari sesuai irama pemodal. Hari ini oposisi, besok penjilat, tergantung siapa yang bayar.
📢 Badut Sensasi
Mereka tahu algoritma lebih dari moralitas. Kontroversi dijual, drama dibuat, demi engagement dan pundi-pundi cuan.
😂 Badut Absurd
Demi viral, harga diri dijual murah. Ada yang pura-pura gila, ada yang bikin prank bodoh, lalu merengek saat dipanggil polisi.
Sementara itu, di atas panggung media sosial, para pemikir sejati tenggelam dalam hiruk-pikuk badut-badut ini.
🔥 JK tidak butuh popularitas murahan.
Republik Langit bergerak dengan gagasan dan strategi, bukan sensasi. Sebab perubahan tidak datang dari gelak tawa badut, tapi dari keberanian para pemimpin sejati!
#JK2029 #RepublikLangit #StrategiKebangkitan #IndonesiaAdilMakmur




Komentar
Posting Komentar