Minggu, 09 Februari 2025

 

ANALISIS BUTUH AKAL, BUKAN CUMA PERASAAN!

Orang yang sakit jiwa dan sakit hati tak akan mampu berpikir jernih. Mereka terjebak dalam kebencian, emosi, dan perasaan subjektif tanpa bisa melihat realitas secara strategis. Mereka bukan analis, tapi korban dari narasi yang mereka ciptakan sendiri.

Dalam politik dan kehidupan, akal sehat dan strategi lebih penting daripada sekadar perasaan. Orang yang cerdas tidak akan terjebak dalam dendam, tapi menganalisis, membaca situasi, dan bergerak dengan perhitungan.

Di Republik Langit, kita tidak bermain perasaan, tidak larut dalam kebencian. Kita membaca fakta, memahami peta kekuatan, dan bergerak dengan strategi.

Siapa yang berpikir dengan kepala dingin, dialah yang akan menguasai permainan.

#RepublikLangitGlobalNetwork
#JKSangRevolusioner
#BigDreamStrategicForIndonesia
#PolitikAdalahPermainanAkalBukanEmosi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

H. Ridwan Hisyam senior Golkar yang memilih perjuangan, bukan kenyamanan kursi kekuasaan

H. Ridwan Hisyam senior Golkar yang memilih perjuangan, bukan kenyamanan kursi kekuasaan Orasi Negarawan JK Republik Langit (2) Alhamdulilla...